Selasa, 23 April 2013

Ringkasan Materi Biologi persiapan Ujian Nasional 2012/2013 part 2


Ringkasan ini saya buat dalam rangka pra-UN 2012/2013 berhubung banyak sekali materi yang harus dipelajari dan banyaknya buku yang harus dipelajari yang menyebabkan susah untuk mempelajarinya dan terlebih lagi ada beberapa mata pelajaran lain yang juga menuntut untuk dipelajari.

Ciri-ciri virus:
-Mikroskopis, antara 17 nm – 1000 nm, Tubuh terdiri dari selubung protein, Trsusun atas as. nukleat (RNA atau DNA saja), protein, lipid, karbohidrat. Mampu bereproduksi hanya di dalam sel inang, Dapat dikristalkan, parasit obligat.
Virus umumnya bersifat merugikan terhadap kehidupan. Beberapa penyakit yang disebabkan virus antara lain:
o        Polio, disebabkan Poliovirus
o        Cacar, disebabkan Measles virus
o        Herpes, disebabkan Herpes simplex virus
o        Ebola, disebabkan Ebola virus
o        AIDS, disebabkan virus HIV (Human immunodeficiency virus)
o        Flu burung, disebabkan virus H5N1
o        Rabies, disebabkan Rhabdovirus
o        Campak, disebabkan Mumps virus

lingkungan hidup
Eutrofikasi adalah perombakan bahan organik yang menyebabkan habisnya persediaan oksigen dalam air dan terjadi penyuburan air. Eutrofikasi dapat disebabkan karena penumpukan sampah, bangkai hewan dan daun-daunan di dalam air.
Suksesi merupakan proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yang dapat diprediksi. Ada dua jenis suksesi, yaitu suksesi primer dan sekunder. Suksesi primer adalah perubahan suatu ekosistem menjadi suatu ekosistem baru tanpa menyisakan komponen ekosistem awal. Suksesi sekunder adalah pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal setelah sebelumya rusak.
SEL DAN KOMPONENNYA
Sel Tumbuhan
Sel Hewan
Memiliki dinding sel
Tidak memiliki dinding sel
Memiliki vakuola yang besar
Memiliki vakuola kecil atau tidak sama sekali
Memiliki kloroplas
Tidak memiliki kloroplas
Tidak memiliki sentrosom
Memiliki sentrosom

Sel terdiri dari organ-organ kecil yang disebut organel.
        Mitokondria, berperan dalam respirasi sel untuk menghasilkan energi
        Kloroplas, berperan dalam fotosintesis tumbuhan
        Sentriol, berperan dalam proses pembelahan sel
        Ribosom, berperan dalam sintesis protein
        RE kasar, berperan dalam sintesis protein
        RE halus, berperan dalam sintesis lipid, metabolisme karbohidrat, dan detoksifikasi
        Nukleus, berperan dalam mengatur metabolisme sel, sebagai pusat pengendalai proses-proses seluler, pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi sel
        Badan golgi, berperan dalam sintesis protein
        Vakuola, memelihara tekanan osmotik sel, penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen, fenol,mengadakan sirkulasi zat dalam sel
        Sentriol proses pembelahan sel
        Peroksisom : Mengandung enzim katalase dan peroksidase yang berfungsi untuk menetralkan hydrogen peroksida (H2O2) yang bersifat racun menjadi air. H2O2 →H2O + O2
        Sitoskeleton Menjadi kerangka sel, Membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian  yang lain

Transpor Zat
Transpor zat dapat dibedakan menjadi transpor pasif dan aktif. Contoh transpor pasif adalah difusi dan osmosis. Sedangkan contoh transpor aktif adalah endositosis dan eksositosis.
Difusi adalah transpor zat dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan konsentrasi rendah (hipotonis).
Osmosis adalah transpor zat dari larutan konsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan konsentrasi tinggi (hipertonis). Osmosis dapat menyebabkan terjadinya peristiwa krenasi pada sel hewan dan plasmolisis pada sel tumbuhan jika kedua sel tersebut dimasukkan ke dalam larutan hipertonis.
Endositosis dan eksositosis adalah transpor makromolekul dengan membentuk lipatan pada membran plasma. Pada eksositosis, makromolekul dibawa keluar dari membran sel. Pada endositosis, makromolekul dibawa masuk dari membran sel.

Jaringan pada makhluk hidup
Jaringan Epitel
o        Epitel pipih selapis, melapisi pembuluh darah kapiler dan jantung
o        Epitel silindris selapis, melapisi jonjot usus, lambung, dan usus
 
Jaringan Otot
o        Otot lurik, berciri berlurik-lurik dengan inti sel banyak di pinggir. Bersifat sadar dan mudah lelah. Terdapat di rangka manusia.
o        Otot polos, berciri gelendong dengan inti sel di tengah. Bersifat tidak sadar dan tahan lelah. Terdapat di lambung, usus, dan pembuluh darah.
o        Otot jantung, berciri berlurik-lurik dengan inti sel di tengah. Bersifat tidak sadar dan tahan lelah. Terdapat di jantung.
Sendi
Sendi merupakan hubungan antar tulang sehingga tulang mampu digerakkan. Ada tiga jenis persendian yaitu diartrosis (persendian yang memungkinkan gerak sangat bebas), amfiartrosis (persendian yang memungkinkan gerakan terbatas), dan sinartrosis (persendian yang tidak memungkinkan adanya gerak).
Di dalam diartrosis, ada lima jenis persendian:
-Sendi peluru, terdapat pada tulang belikat dengan tulang lengan atas. Sendi ini kedua ujung tulang berbentuk lekuk dan bongkol. Bentuk ini memungkinkan gerakan bebas ke segala arah dan berporos tiga. terdapat pada hubungan antara : tulang lengan dengan gelang bahu, tulang paha dengan gelang panggul
-Sendi putar, terdapat pada tulang tengkorak dengan tulang atlas. Sendi ini, ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain. Bentuk seperti ini memungkinkan gerakan rotasi dengan satu poros. Terdapat pada hubungan antara : tulang hasta dengan pengumpil, tulang kepala dgn tulang atlas hubungan antara tulang betis dan kering.
-Sendi engsel, kedua ujung tulang berbentuk engsel dan berporos satu. Gerakannya hanya satu arah seperti gerak engsel pintu. Terdapat pada hubungan antara : ruas-ruas jari, siku, lutut.
-Sendi pelana, terdapat pada telapak tangan dan jari tangan. Kedua ujung tulang membentuk sendi seperti pelana dan berporos dua, yang memungkinkan gerakan kedua arah. Terdapat pada hubungan antara : persendian pada ibu jari, metakarpal dan karpal pergelangan kaki dengan telapak kaki pergelangan tangan dengan telapak tangan.
-Sendi luncur, trdpt pd pergelangan kaki. Sendi ini kedua ujung tulang agak rata shg menimbulkan grkn menggeser dan tidak berporos. Terdapat pada hubungan antara antar tulang-tulang pergelangan kaki antar tulang-tulang pergelangan tangan, antar tulang selangka dan tulang belikat
-Sendi kondiloid / ellipsoid: memungkinkan gerakan berporos dua dengan gerakan ke kiri dan ke kanan, ke depan dan ke belakang. Ujung tulang yang satu berbentuk oval dan masuk ke dalam suatu lekuk berbentuk elips. terdapat pada hubungan : antara tulang pengumpil dan tulang pergelangan tangan.
Persendian memungkinkan terjadinya gerak yaitu:
Ekstensi-fleksi : Ekstensi adalah gerak meluruskan dan fleksor adalah gerakan membengkokkan. Gerak fleksi terjadi karena bisep berkontraksi dan trisep berelaksasi. Gerak ekstensi terjadi karena bisep berelaksasi dan trisep berkontraksi. Abduksi-aduksi : Abduksi adalah gerakan menjauh dari poros tubuh dan aduksi adalah gerakan mendekat ke poros tubuh. Supinasi-pronasi : Supinasi adalah gerakan menengadah dan pronasi adalah gerakan menelungkup.
Beberapa contoh penyakit pada sistem gerak adalah:
-Fraktura (patah tulang), Rakhitis : merupakan penyakit tulang pada kaki menyebabkan kaki melengkung menyerupai huruf X atau O. Osteoporosis, merupakan perapuhan tulang. Dislokasi, merupakan gangguan yang terjadi karena pergeseran tulang penyusun sendiri. Atritis, merupakan gangguan akibat peradangan sedi.
-Gangguan pada tulang belakang meliputi: -Skoliosis, melengkungnya tulang belakang ke arah samping, Kifosis, menyebabkan orang menjadi bongkok, Lordosis, melengkungnya tulang belakang di daerah pinggang ke arah depan, Atrofi, merupakan penurunan fungsi otot sehingga otot tidak mampu berkontraksi.
Sistem Peredaran Darah
Darah terdiri dari plasma darah dan sel-sel darah. Sel-sel darah dapat dibedakan menjadi:
Eritrosit, berbentuk cakram bikonkaf tanpa nukleus yang berperan mengedarkan O2 ke seluruh tubuh dari paru-paru.
Leukosit, memiliki sebuah nukleus dan tidak berwarna yang berperan sebagai antibodi. Neutrofil adalah salah satu jenis leukosit yang bersifat bakteriofage. Limfosit berperan dalam memproduksi limfosit B dan T.
Trombosit, berbentuk bulat kecil tanpa nukleus yang berperan dalam proses pembekuan darah.
Peredaran darah besar
Bilik kiri à aorta à seluruh tubuh à vena kava à serambi kanan
Peredaran darah kecil
Bilik kanan à arteri pulmonalis à paru-paru à vena pulmonalis à serambi kiri
Sistem Pencernaan Manusia
Tabel Uji Bahan Makanan
Kandungan yang diuji
Larutan yang digunakan
Warna yang terjadi jika positif
Glukosa
Iodin/Lugol
Biru keunguan
Protein
Biuret
Biru keunguan
Amilum
Benedict/ Fehling A & B
Merah bata/ orange
Beberapa enzim yang berperan penting dalam pencernaan manusia adalah:
o   Arginase (hati), untuk membentuk urea dihasilkan di hati
o   Ptialin (kelenjar ludah), untuk memecah amilum menjadi maltosa dihasilkan di kelenjar ludah
o   Lipase (lambung, pankreas, usus halus), menghidrolisis trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol
o   Amilase (pankreas), menghidrolisis amilum menjadi maltosa dan glukosa
o   Pepsin (lambung), menghidrolisis protein menjadi molekul peptida
Sistem Pernapasan Manusia
Ada dua mekanisme pernapasan yaitu pernapasan dada dan perut.
Pernapasan dada
Inspirasi ditandai dengan berkontraksinya otot antar tulang rusuk dan membesarnya volume rongga dada. Ekspirasi ditandai dengan berelaksasinya otot antar tulang rusuk dan mengecilnya volume rongga dada.
Pernapasan perut
Inspirasi ditandai dengan berkontraksinya otot diafragma dan membesarnya volume rongga dada. Ekspirasi ditandai dengan berelaksasinya otot diafragma dan mengecilnya volume rongga dada.
Gangguan pada sistem pernapasan manusia antara lain adalah sbb:
o   Pneumonia, adalah peradangan paru-paru di mana alveolus berisi cairan.
o   Emfisema, adalah jumlah udara berlebihan pada paru-paru.
o   Asma, ditandai dengan kontraksi kaku dari bronkiolus.
o   Difteri, menimbulkan penyumbatan pada rongga faring dan laring.
Sistem Ekskresi Manusia
Proses pembentukan urin manusia:
Darah à proses filtrasi di glomerulus à filtrat glomerulus (urin primer) à proses reabsorpsi di tubulus kontortus proksimal à urin sekunder à augmentasi di tubulus kontortus distal à urin (tubulus kontortus kolektivus)

Impuls dan Saraf
Perjalanan impuls pada gerak sadar:
Rangsang  neuron sensorik  pusat saraf  neuton motorik  efektor  gerak
Perjalanan impuls pada gerak refleks:
Rangsang  neuron sensorik  neuron konektor  neuron motorik  efektor  gerak
Dendrit, berfungsi menerima impuls & menghantarkannya ke badan sel. Akson (neurit), berfungsi berfungsi untuk meneruskan impuls darai badan sel ke sel yang lain atau bahkan membawanya ke kelenjar atau otot.
Badan sel : didalamnya mengandung inti sel yang kaya akan RNA dan sitoplasma. Selubung Myelin : selaput akson saraf tepi yang berasal dari sel Schwann, berfungsi untuk pelindung dan sebagai isolator. Sel Schwann : sejenis neuroglia yang berfungsi menyusun selubung myelin akson saraf tepi. Neurolema : bagian dari sel Schwann yang menyelubungi mielin yang berperan dalam membantu proses regenerasi akson yang luka. Sel Neuroglia : sel jaringan ikat saraf.

Macam-macam Sel Saraf
Neuron sensorik (aferen) : menghantarkan impuls saraf dari reseptor (indra) ke sistem saraf pusat. Neuron motoris (eferen) : menghantarkan impuls saraf dari sistem saraf pusat ke efektor (otot). Neuron konektor : menghubungkan sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lainnya
OTAK
Otak besar, terdiri dari 4 lobus yaitu: Lobus frontal berhubungan dengan kemampuan berpikir. Lobus temporal merupakan pusat pendengaran, dan juga berhubungan dengan kemampuan berbicara. Lobus oksipital merupakan pusat penglihatan. Lobus parietal merupakan pusat berbicara. Otak tengah manusia berukuran kecil dan terletak di depan otak kecil. Pada otak tengah terdapat saraf okulomotoris (berhubungan dengan pergerakan mata). Otak kecil berfungsi mengatur keseimbangan posisi tubuh.
Obat-obatan
Golongan sedatif, berefek sebagai obat penenang. Contoh: valium dan barbiturat. -Golongan stimulan, meningkatkan kerja otak. Contoh: kokain dan amfetamin. -Golongan halusinogen, menimbulkan daya khayal. Contoh: ganja, ekstasi, dan sabu-sabu. -Golongan painkiller, menekan pusat rasa sakit pada otak. Contoh: morfin dan opium.
Saraf Kranial : Olfaktorius (Penciuman) ada di hidung, Optikus (Penglihatan) ada di retina mata, Auditorius (Pendengaran) ada di organ korti koklea / telinga.

HORMON
Hormon yang disekresikan
Kelenjar yang menghasilkan
Pengaruh pada tubuh
Gonadotropin
Hipotalamus
Mengeluarkan FSH & LH
Prolaktin
Hipofisis
Produksi susu pada mammalia
Growth hormone (GH)
Hipofisis
Menstimulasi pertumbuhan dan produksi sel
FSH
Hipofisis
Wanita: menstimulasi pematangan folikel de Graaf
Pria: berperan dalam spermatogenesis
LH
Hipofisis
Wanita: ovulasi
Pria: menstimulasi sel Leydig untuk menghasilkan testoteron
Glukagon
Pankreas
Meningkatkan kadar gula dalam darah
Insulin
Pankreas
Mengatur kadar gula dalam darah
Adrenalin
Adrenal
Meningkatkan kadar gula dan Oksigen menuju ke otak

Ada beberapa contoh hormon tumbuhan antara lain:
-Asam absisat, berperan dalam pengguguran daun. Auksin, berperan dalam pertumbuhan tunas apikal. Sitokinin, berperan dalam pertumbuhan tunas lateral. Gas etilen, berperan dalam pematangan buah. Giberelin, berperan dalam pembentukan buah tanpa biji.
Jenis hormon kalin pada tumbuhan antara lain adalah sbb: Antokalin: bunga. Fitokalin: daun. Rizokalin: akar. Kaulokalin: batang
Hipofisis Posterior
1. ADH : Meningkatkan permeabilitas tubulus pada ginjal terhdap air, Penyempitan pembuluh darah sehingga terjadi kenaikan pembuluh darah, Penyebab pengurangan keringat
2. Oxytosin:  Keluar ketika puting payudarah dan cervix terangsang, Menyebabkan otot polos rahim berkontraksi untuk mendorong fetus
Hipofisis Anterior
1. STH (somatotrophic hormone) arau Growth hormone (GH) : Mengendalikan pertumbuhan badan.
2.ACTH (Adeno Corticotrophic Hormon) : Mrngsang produksi & sekresi hrmon dri klnjar Adrenal Cortex yaitu aldosteron
3. MSH ( Melanosyt Stimulating Hormon) : Merangsang melanosit untuk memproduksi melanin (pigmen warna)
4. FSH (follicle stimulating hormone) pertumbuhan folikel ovarium (wanita), perkembangan spermatozoa (pria)
5. LH (luteinizing hormone) memacu ovulasi (wanita), pada pria disebut ICSH (interstial cell stimulating hormone) memacu sel leydig mengeluarkan hormon testosterone
6. Prolaktin : Merangsang sekresi air susu ibu pada kelenjar payudara
7. TSH (thyroid stimulating hormone) : Memacu kelenjar thyroid untuk memproduksi tiroksin
8. Kelenjar Thyroid Menghasilkan thyroxin berperan dalam Merangsang katabolisme karbohidrat dan lemak, Meningktkan reaktivitas sel terhadap hormone catecholamin (adrenalin & dopamin) sehingga tekanan
darah dan denyut jantung meningkat, Meningkatkan sintesis protein pada anak-anak (kerja sama dengan Growth Hormon) meningkatkan pertumbuhan tulang, otot dan jaringan saraf.
9. Calcitonin : Menurunkan kadar kalsium darah dengan cara mempercepat penyerapan kalsium oleh tulang
10. Kelenjar Paratyroid : menghasilkan PTH (parathormon) untuk Merangsang pengeluaran kalsium dari dalam tulang dan mempertahankan ion kalsium (Ca2+) dan ion fosfat (PO4+3) di dlam darah.
10. Kelenjar Pankreas menghasilkan Insulin : Menyebabkan semua sel tubuh menggunakan glukosa dalam proses metabolismenya, Berperan dalam pengubahan gula darah (glukosa) menjadi gula otot (glikogen) utuk
disimpan di hati, sehingga mengurangi kadar gula dalam darah
11. Glukagon : Menaikan kadar gula dalam darah dengan merangsang pengubahan glikogen
menjadi gula
Kelenjar Adrenal : bagian Cortex -> Kortikoid mineral (aldosteron) : Penyerapan Na dari darah & mengatur reabsorpsi air pada ginjal. Gluko-kortikoid (kortisol) : Pengubahan protein menjadi glikogen di hati & selanjutnya
mengubahnya menjadi glukosa sebagai upaya menghadapi stress. Androgen : Bersama hormon reproduksi menentukan sifat kelamin sekunder.
Bagian Medula menghasilkan Adrenalin (epinefrin) untuk Memacu aktivitas jantung & penyempitan pembuluh darah kulit , mengendurkan otot polos batang tenggorokan
sehingga melapangkan tenggorokan, Vasodilatasi arteri koronaria Memecah glikogen dalam hati sehingga menaikan kadar gula dalam darah

REPRODUKSI
Pria
Testis, merupakan alat untuk memproduksi sperma dan testosteron.
Epididimis, tempat penyimpan sementara sperma sampai sperma menjadi matang.
Vas deferens, saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju vesikula seminalis.
Uretra, berfungsi sebagai saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin.
Wanita
Oviduk, berperan sebagai tempat terjadinya fertilisasi.
Uterus, berperan sebagai tempat perkembangan zigot.
Vagina, berperan untuk melebarkan uterus saat janin akan dilahirkan.

Fase menstruasi : Bila ovum tidak dibuahi sperma, korpus luteum akan menghentikan produksi hormon estrogen dan progesteron menyebabkan luruhnya endometrium. Akibatnya terjadi pendarahan pada fase menstruasi.
Fase pra-ovulasi : Hipotalamus mengeluarkan gonadotropin yang merangsang hipofisis mengeluarkan FSH. FSH merangsang terbentuknya folikel primer pada ovarium. Folikel primer akan menjadi matang menjadi folikel de Graaf pada hari ke-14. Selama pertumbuhan, folikel mengeluarkan hormon estrogen yang menyebabkan pembentukan kembali sel-sel endometrium. Estrogen juga mempengaruhi serviks untuk mengeluarkan lendir basa.
Fase ovulasi : Peningkatan kadar estrogen hingga maksimum menghentikan produksi hormon FSH. Penurunan konsentrasi FSH menyebabkan hipofisis mengeluarkan LH. LH merangsang pelepasan oosit sekunder dari folikel de Graaf (ovulasi) dan oosit siap dibuahi sperma.
Fase pasca-ovulasi : Folikel de Graaf akan mengerut menjadi korpus luteum. Korpus luteum akan memproduksi estrogen dan progesteron. Bila tidak terjadi pembuahan, korpus luteum akan menjadi korpus albikan yang kemampuan menghasilkan estrogen dan progesteronnya rendah.
Respirasi Sel
Glikolisis
Glikolisis terjadi di sitoplasma. Glikolisis mengubah glukosa menjadi asam piruvat. Dalam glikolisis dihasilkan 2 ATP dan 2 NADH.
Dekarboksilasi Oksidatif
Dekarboksilasi oksidatif adalah perubahan piruvat menjadi asetil Ko-A yang menghasilkan CO2 dan NADH2.
Daur Krebs
Daur Krebs terjadi di matriks mitokondria. Daur Krebs, dengan bahan dasar asam piruvat, menghasilkan ATP, NADH, FADH, CO2, dan H2O.
Transpor Elektron
Transpor elektron terjadi di krista mitokondria. Transpor elektron menghasilkan energi ATP yang besar yaitu 30 ATP.
Reaksi Anaerob dan Aerob
Reaksi aerob adalah reaksi yang membutuhkan O2 sebagai energinya. Contoh reaksi aerob adalah glikolisis, Daur Krebs, dan transpor elektron.
Sedangkan reaksi anaerob adalah reaksi yang tidak membutuhkan O2 sebagai energinya. Contoh reaksi anaerob meliputi fermentasi asam laktat, fermentasi asam cuka, dan fermentasi alkohol.
Fermentasi asam laktat menghasilkan asam laktat dan 2 ATP. Fermentasi asam cuka menghasilkan asam cuka, H2O, dan 116 kalori. Fermentasi alkohol menghasilkan etanol, 2 CO2, 2 ATP, dan 2 NADH2.
Struktur Kloroplas
Reaksi terang terjadi di grana, menghasilkan O2, ATP, dan uap air.
Reaksi gelap terjadi di stroma, menghasilkan glukosa dan menggunakan ATP.
Anabolisme
Anabolisme adalah peristiwa pembentukan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks. Contohnya adalah peristiwa fotosintesis.
Reaksi terang
Pemanfaatan energi matahari oleh P680 dan P700 untuk menghasilkan ATP (saat terjadi loncatan-loncatan elektron), fotolisis air menjadi O2 dan reduktase NADP menjadi NADPH2.
Reaksi gelap
Reaksi gelap merupakan tahapan pembentukan glukosa dari CO2.

GENETIKA
Penyimpangan Semu Hukum Mendel
Atavisme
Atavisme adalah munculnya suatu sifat sebagai akibat interaksi dari beberapa gen. Contoh atavisme adalah sifat genetis pada jengger ayam. Hasil persilangan atavisme adalah walnut : pea : rose : single = 9 : 3 : 3 : 1
Kriptomeri
Kriptomeri adalah sifat gen dominan tersembunyi bila gen tersebut berdiri sendiri, namun akan muncul sifat gen yang tersembunyi bila gen dominan tersebut berinteraksi dengan gen dominan lainnya. Hasil persilangan kriptomeri adalah 9 : 3 : 4.
Epistasis dan Hipostasis
Epistasis adalah gen yang sifatnya menghalangi gen lain. Gen yang dihalangi disebut hipostasis.
Alel Ganda
Alel ganda adalah adanya lebih dari dua alternatif alel dari satu gen. Contoh gen yang mengatur warna pada rambut kelinci, dan gen yang mengatur jenis golongan darah manusia (ABO).
Gen Letal
Gen letal adalah gen yang dapat menyebabkan kematian. Contoh penyakit dengan gen letal pada manusia adalah sickle-cell anemia, thalasemia, dan hemofilia.
Hukum Hereditas untuk Penyakit
Ada penyakit yang muncul jika gen yang menyebabkan penyakit tersebut dalam keadaan dominan atau resesif.
Contoh yang muncul dalam keadaan resesif adalah: hemofilia, buta warna, thalasemia, anemia sel bulan sabit (sickle-cell anemia), dan albino.
*Polimeri (15:1(9+3+3):1) Epistasis (menutupi) dan Hipostatis (ditutupi) (12:3:1). Kriptomeri (9 : 3 : 4). Komplementer ( 9 : 7 )

Mutasi Gen
Mutasi gen meliputi insersi, delesi, dan substitusi.
o        Insersi, terselipnya sebagian materi genetik ke kromosom yang lainnya.
o        Delesi, hilangnya sebagian materi genetik pada kromosom.
o        Substitusi sama seperti mutasi titik. Ada 3 macam jenis mutasi titik:
o        Mutasi tanpa arti, kode untuk stop.
o        Mutasi salah arti, kode berbeda menghasilkan AA berbeda pula.
o        Mutasi diam, kode berbeda tapi tetap menghasilkan AA yang sama.
Mutasi Kromosom
o        Delesi, hilangnya sebagian materi genetik pada kromosom.
o        Duplikasi, penggandaan sebagian materi genetik pada kromosom.
o        Translokasi, bertukarnya materi genetik pada kromosom yang satu dengan kromosom yang lainnya.
Mutagen merupakan penyebab mutasi. Dibedakan menjadi 2 kelompok: 1. Mutasi alamiah/spontan. Contoh: sinar kosmis, radioaktif alam. 2. Mutasi buatan/induksi. Contoh: sinar X, kolkisin, virus, dan bakteri.

Teori mengenai asal mula kehidupan
Evolusi Kimia mengatakan bahwa atmosfer bumi pada zaman purba memiliki kecenderungan untuk mensintesis senyawa organik dari molekul organik purba yaitu CH4, NH3, H2, dan H2O.
Evolusi Biologi Evolusi biologi menyatakan bahwa makhluk hidup pertama merupakan hasil dari evolusi molekul anorganik yang menjadi struktur kehidupan (sel). Molekul yang dihasilkan secara abiotik disebut protobion. Ada 3 jenis protobion yaitu koaservat, mikrosfir, dan liposom. Koaservat merupakan tetesan stabil yang terbentuk pada polimer. Bila pada koaservat ditambah enzim, enzim tersebut akan diserap. Mikrosfir merupakan protobion yang terbentuk menjadi tetes-tetes kecil saat didinginkan. Mikrosfir memiliki 2 membran dan memungkinkan terjadinya peristiwa osmosis. Liposom adalah protobion yang terbentuk menjadi tetes-tetes kecil bila mengandung lipid tertentu.
Hipotesis evolusi biologi RNA mereplikasi dirinya sendiri dan membentuk polipeptia. RNA dilengkapi dengan suatu membran, menyebabkan protobion mendapatkan materi genetiknya dan berkembang sebagai suatu unit. Unit protobion akan memberi salinan gennya kepada anakannya. Protobion akan menjadi sel purba yang merupakan cikal bakal sel sekarang ini.
-Homologi adalah perbandingan struktur yang sama meskipun secara fungsional berbeda. Contoh: tangan untuk memegang pada manusia, tungkai untuk berjalan pada kuda, tungkai untuk terbang pada burung, tungkai untuk berenang pada paus dan lumba-lumba.
-Analogi adalah perbandingan fungsionalitas yang sama meskipun secara struktur berbeda. Contoh: struktur mata vertebrata dengan gurita, sayap serangga dengan kelelawar.
Organ Vestigial/Rudimenter Vestigial adalah struktur tubuh pada suatu spesies yang diyakini kehilangan fungsinya melalui evolusi.  Contoh: sisa tulang tungkai pada ular, paus, dan lumba-lumba; usus buntu pada manusia; dan lipatan semilunar pada mata manusia.

Bioteknologi
Bioteknologi konvensional, contohnya:
o        Tempe, dibuat dari kedelai dengan menggunakan jamur Rhizopus oligosporus
o        Oncom, dibuat dari ampas tahu dengan menggunakan jamur Neurospora sitophila
o        Tape ketan, dibuat dari beras ketan dengan menggunakan Saccharomyces cereviceae, aspergillus oryzae, hansenula sp
o        Kecap, dibuat dari kedelati dengan menggunakan jamur Aspergillus wentii, aspergillus oryzae, aspergillus soyae, saccharomyces rouxii, pediococcus soyae, torulopsis tauco
o        Yoghurt, dibuat dari susu kedelai menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus / streptococcus thermophilus
o        Keju, dibuat dari susu sapi menggunakan bakteri famili Lactobacilli dan Streptococci / lactobacillus lactis
o        Antibiotik, misalnya dari jamur Penicillium notatum
o        Insektisida biologi, menggunakan bakteri Bacillus thuringiensis
o        Pemurnian biji tembaga, menggunakan bakteri Thiobacillus oxidans dan Thiobacillus ferrooxidans
o        Mentega dari lemak susu
o        Coklat Fermentasi Candida crusei
o        Roti dan Brem Saccharomyces cereviceae
o        PST (protein sel tunggal) Torula, Candida utilis, Chlorella, Spirulina, Fusariumg gramineanum, Saccharomyces cereviceae, Trichoderma reesei
o        Nata de coco Lactobacillus casei
o        Alkoholisasi, Pembuatan Bir Saccharomyces cereviceae
o        Minuman Anggur Saccharomyces ellipsoids
o        MSG (monosodium glutamat) Corynebacterium glutamicum
o        Asam Sitrat Aspergillus niger
o        Antibiotik Penicillium notatum, Penicillium crysogenum
o        Pemberantasan hama serangga Baccilus thuringiensis
o        Jasa Gas Bio Methanobacterium
o        Penambangan Thiobacillus ferooxidan
o        Pemberantasan hama Baccilus thuringiensis
o        Penanggulangan pencemaran minyak Peseudomonas sp

Kultur Jaringan
Kultur jaringan adalah bentuk perbanyakan tumbuhan secara vegetatif dengan memanipulasi jaringnan somatik dalam kultur aseptik dengan lingkungan terkontrol. Kultur jaringan didasarkan pada sifat totipotensi. Kultur jaringan banyak dipraktikkan karena mampu menghasilkan tanaman unggul dalam jumlah besar dengan waktu singkat.
Teknologi yang digunakan dalam bioteknologi modern antara lain:
Teknik plasmid merupakan rekayasa genetika dengan menyambungkan gen, yaitu mengikatkan suatu segmen DNA dari satu organisme ke DNA organisme lain. Gen yang diinginkan biasanya dihubungkan menjadi satu lingkaran DNA bakteri yaitu plasmid. Contoh penerapannya pada pembuatan hormon insulin.
Teknik hibridoma merupakan penggabungan dua sel jaringan yang berbeda dari organisme yang sama atau berbeda menjadi satu sel tunggal. Hibridoma umumnya digunakan untuk menghasilkan antibodi dalam jumlah besar. Contoh penerapannya pada pembuatan antibodi monoklonal.
Kloning adalah teknik perkembangbiakkan makhluk hidup secara vegetatif dengan menggunakan nukleus sel somatik yang dimasukkan ke dalam sel telur yang sudah diambil intinya.

Dampak negatif bioteknologi antara lain:
-Dapat mengubah keseimbangan ekosistem yang telah ada, Hilangnya plasma nutfah. Alergi
Dampak positif bioteknologi antara lain:
-Mengobati berbagai penyakit, Memberi pertahanan terhadap berbagai penyakit, Sebagai bahan makanan bergizi, Meningkatkan hasil pertanian dan perbaikan mutu produk, Membunuh hama tertentu secara efektif dan tidak mencemari lingkungan, Meningkatkan hasil peternakan dan perbaikan mutu produk, Mengurangi polusi udara dalam proses pemurnian bijih logam

DNA dan RNA
Adenin dan Timin memiliki 2 ikatan Hidrogen. Guanin dan Sitosin memiliki 3 ikatan Hidrogen.
1 Nukleotida terdiri dari 1 gugus fosfat, 1 gula deoksiribosa, dan 1 basa Nitrogen.
1 Nukleosida terdiri dari 1 gula deoksiribosa dan 1 basa Nitrogen.
Sebagai ganti Timin, RNA memiliki Urasil. RNA merupakan rantai single helix. Sementara DNA merupakan rantai double helix.
Basa nitrogen terdiri dari dua jenis -> Purin : Adenin(A) & Guanin(G). Pirimidin :Sitosin (C) & Timin (T). RNA merupakan rantai tunggal polinukleotida. setiap ribonukleotida terdiri dari 3 gugus molekul, yaitu : Satu molekul gula 5 karbon (dalam hal ini adalah ribosa). Gugus fosfat -> Basa nitrogen yang terdiri dari golongan : Purin : Adenine (A), Guanine (G). Pirimidin : Urasil (U), Sitosin (S/C)
Sintesis Protein :
·         RNAd ditranskripsi oleh DNA
·         RNAd keluar dari nukleus dan pergi menuju ribosom
·         RNAt membawakan asam amino sesuai dengan kodon
·         RNAt mentranslasi kodon -> Asam amino berderat-deret di ribosom -> Protein yang diinginkan telah disusun

DAFTAR PUSTAKA
Agus Pramono. http://Brewoktea.blogspot.com/.  RANGKUMAN BIOLOGI SMA : Jelang UAN 2011.
Henny Riandari. 2009. Theory and Application of Biology for Grade X of Senior High School and Islamic Senior High School. Solo : PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Pak Anang. http://pak-anang.blogspot.com/ . Ringkasan Materi UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2012/2013.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar