Sabtu, 27 Oktober 2012

esai - penjelasan dan contoh - materi sekolah

Esai
Dilihat dari bentuknya esai mirip dengan opini. Esai membahas masalah sesuai dengan pendapat penulis. Jadi, satu masalah dapat ditulis menjadi esai yang berbeda. Perbedaan ini sesuai dengan pendapat penulis. Esai berusaha meyakinkan pembaca untuk menerima pendapat penulis. Esai membahas masalah apa saja mulai dari masalah yang penting sampai masalah yang biasa. Misalnya, novel yang baru terbit atau suara tangis bayi baru lahir pun bisa dijadikan esai.

Esai dapat di tulis dengan panjang yang berbeda-beda. Tidak ada yang menentukan panjang nya sebuah esai. Esai cenderung sederhana, padat dan focus pada masalah. Kalimat-kalimat yang digunakan dalam esai sangat pribadi. Penulisan kalimat dalam esai sangat bergantung pada khas penulis. Setiap penulis memiliki khas yang berbeda. Perbedaan tersebut terlihat pada kalimat yang dibuat pada esai yang ditulis.

Contoh :
Selain dikenal sebagai penulis yang sangat produktif, Korrie Layun Rampan juga diakui sebagai dokumentator kesusastraan yang ketulusan dan ketelatenannya dapat disejajarkan dengan H.B Yassin, Paus Sastra Indonesia modern. Korrie memang bukan kritikus yang kritik-kritikannya memiliki tendens membabtis seorang pengarang seperti yang dilakukan H.B Yassin pada Chairil Anwar, misalnya. Akan tetapi, tak dapat dipungkiri bahwa kekayaan dokumentasinya merupakan kekayaan kesustraan Indonesia itu sendiri. Selama puluhan tahun ia telah mengumpulkan lebih dari 25000 judul buku yang nasibnya mencemaskan karena tidak terawat dengan baik. Dan sampai saat ini belum ada lembaga pemerintah yang tertarik untuk mengambil alih pengurusan buku-buku tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar