Sabtu, 06 Oktober 2012

Contoh Argumentasi terhadap topik yang sedang ramai diperbincangkan - Konser Lady Gaga di Indonesia

Konser Lady Gaga
Perbedaan pendapat tentang terselenggara atau tidaknya konser The Born This Way Ball Tour-nya Lady Gaga pada tanggal 3 juni 2012 mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta memang sangat wajar.  Sebab di dunia ini tidak mungkin semua orang berpendapat dan berpikiran sama. Ada yang pro dan ada pula yang kontra.
 Bagi pihak yang pro mereka mengharapkan konser tersebut benar-benar diselenggarakan dan dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan. Sedangkan bagi yang kontra mereka menginginkan agar konser tersebut dibatalkan atau bahkan dilarang karena mereka menilai bahwa penampilan Lady Gaga tidak sesuai dengan budaya dan moral bangsa Indonesia. Hal itu didasarkan pada sikap dan penampilan serta aksi panngung Lady Gaga dalam konser- konser yang telah diselenggarakannya  sebelumnya yang memperlihatkan aurat dan gerakan-gerakan erotis yang cenderung menampilkan pornoaksi dan bertentangan dengan berbagai kepercayaan serta budaya dan moral masyarakat Indonesia.
Dari segi keamanan jika akhirnya diputuskan bahwa konser tersebut boleh diselenggarakan sedangkan pihak FFI masih bersikeras menolak terselenggaranya konser tersebut maka dikhawatirkan bahwa akan terjadi kerusuhan ataupun bentrokan antara para yang pro dan pihak-pihak yang kontra terhadap terselenggaranya konser tersebut. Oleh karena itu, sebelum penyelenggaraan konser sebaiknya perlu diadakan komunikasi dan pengakomodasi secara damai dan terbuka yang serius antara pihak yang bertentangan agar keamanannya benar-benar dapat terjaga dan konser dapat berjalan lancar sesuai harapan.
Serta sebaiknya juga perlu dipertimbangkan baik dan buruknya penyelenggaan konser tersebut hingga tidak akan terjadi penyesalan dikemudian hari. Jika lebih banyak buruknya maka konser tidak perlu diselenggarakan sedangkan jika lebih banyak baiknya tidak ada salahnya kalau kita memberikan kesempatan bagi Lady Gaga untuk menyelenggarakan konsernya.
Dari segi ekonomi sebuah konser adalah bisnis yang menguntungkan tidak hanya bagi artis yang melakukan konser, promotor, pengusaha penyewaan peralatan konser, jasa pengamanan, atau media massa hingga tukang parkir dan tukang catut. Begitu pula sektor informal turut meraih keuntungan dari penjualan merchandise dan makanan/minuman. Tentu  saja banyak pihak yang akan merasa kecewa karena pembatalan atau pelarangan konser tersebut.
Seandainya penyelenggaraan konser tersebut harus dilarang atau dibatalkan kenapa tidak dari awal saja sebelum tiket dijual dimasyarakat pada bulan maret kemarin hingga saat ini tiket telah terjual maka tentunya banyak pihak yang akan kecewa terutama bagi yang telah membeli tiket konser tersebut.
Dari segi kesenian banyak yang berpendapat bahwa jika konser Lady Gaga dibatalkan atau dilarang maka dapat dikatakan bahwa Negara kita mengurangi kebebasan seorang pekerja seni untuk menampilkan dan mengkresikan karya seninya. Hal itu memang benar, tetapi dari segi kebudayaan dan moral hal tersebut juga dapat menjadi bertentangan karena adanya ketidaksesuian dengan moral dan budaya Indonesia. Sehingga jika memang Lady Gaga benar-benar ingin melangsungkan konsernya di Indonesia maka sudah sepantasnya dia bersedia dan setuju untuk merubah penampilan serta aksi panggungnya menjadi lebih sopan dan sesuai dengan budaya dan moral bangsa Indonesia selama konser dilangsungkan.
 Selanjutnya jika dia bersedia dan setuju untuk memenuhi syarat-syarat tersebut maka apa salahnya jika kita berikan kesempatan padanya. Sedangkan dari pihak pemerintah juga bisa mengambil pelajaran dari sikap pemerintah Korea Selatan yang tidak memberikan ijin bagi anak yang kurang dari 18 tahun untuk menonton konser tersebut.












Referensi :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar