Kamis, 15 November 2012

[FF Super Junior] saranghaeyo my prince ff (siwon,heechul of super junior)

Saranghaeyo my prince


Cast : siwon super junior, kang je ah (as you), Kim Heechul super junior
Genre : romance

This is my second ff.. if you like it you can read it but please don’t bash my ff.. this is only for fun.. hope u like it.. and please give me comments… okay.. kamsamnida ^^
HAPPY READING READERS ^^

Author PoV
Kang je ah sedang membaca bukunya di ruang baca rumahnya sambil mendengarkan lagu favoritnya no other dari super junior. Dia nampaknya sangat menikmati apa yang tengah dilakukannya tesebut. Dimatanya tersirat kebahagian yang sungguh tidak bisa dilukiskan. Ya, maklum saja dia terlihat sangat bahagia  karena dia jadi teringat saat-saat ia sedang bersama dengan seorang pria tampan. Ya, siapakah pria tampan itu ? dia adalah Choi Siwon seniornya yang akhir-akhir ini sangat dengannya. Tetapi kemudian pikirannya tentang seniornya tersebut buyar karena dia harus mengangkat telpon dari mamanya yang kini sedang pergi.
“Yoboseyo ? nae, umma..” kata je ah
“Je ah.. mian.. umma dan appa tidak bisa pulang beberapa bulan ini.. tidak apa-apa, kan ? besok ada seseorang dari keluarga teman umma akan menginap di rumah kita untuk beberapa waktu.. jadi kamu harus berbuat baik dan ramah padanya.. dan juga kamu harus mengajak dan menemaninya jalan-jalan.. araseo…”
“mwo ? tapi.. aku tidak..”
“je ah… kau tidak boleh begitu, lagi pula kamu kan akan segera libur.. apa salahnya kan kalau hanya menemaninya..”
“Nae, araseo.. umma…” jawab je ah agak sedikit kesal pada ummanya.
“Ya sudah, umma mau rapat, jaga dirimu baik-baik ya.. saranghaeyo..”
“Nado saranghaeyo..”
Kemudian beberapa saat setelah menutup telepon dari ummanya handphonenya berdering kembali dan ia berpikir pasti itu ummanya lagi. Namun ternyata bukan ummanya yang menelponnya lagi. Dia tidak kenal nomor yang menghubunginya karena itu dia biarkan saja handphonenya berbunyi beberapa kali. Dan karena sangat bosan mendengarnya  deringannya  terus dia pun akhirnya mengangkatnya juga.
“Yoboseo ?” kata je ah setelah mengangkat telepon dari handphonenya.
“Yoboseo ?  je ah.. naneun Siwon imnida..”
“mwo? Siwon Oppa !” je ah terkejut bercampur senang karena dia tidak menyangka siapa yang tengah menelponnya itu.
“Nae, emm, kamu besok ada waktu setelah pulang dari kampus ?”
“……” je ah terdiam mendengarkan suara siwon yang terdengar sangat sexy di telinganya.
“je ah-shi ?” Tanya siwon karena lawan bicaranya tidak juga menjawab pertanyaannya.
“oh, nae oppa.. aku ada waktu besok ? memangnya ada apa ?” Tanya je ah tampak bersemangat..
“oh, ani, aku hanya ingin mengajakmu untuk menemaniku jalan-jalan besok.. kamu mau kan ?” jawab siwon.
“ah, nae, oppa..“ kata je ah semakin bersemangat karena siwon memintanya untuk menemaninya jalan-jalan… je ah jadi sangat bersemangat membayangkan dia dan siwon akan jalan berdua besok… yaa biarlah umma dan appa tidak pulang tapi selama itu dia bisa pergi bersama siwon, namja yang selama ini dia kagumi dan dia sukai…
“good night je ah-shi”
“good night, oppa”
Je ah merasa sangat senang dan dia tanpa sadar melompat-lompat dan berteriak kegirangan hingga pelayannya segera menghampirinya karena mengira telah terjadi sesuatu padanya.
“mianhae, ada apa nona ? gwenchanayo, nona?” Tanya pelayannya dengan penuh rasa khawatir.
“Oh, ani.. nan gwenchana… kau boleh pergi…” kata je ah sambil tersenyum meyakinkan bahwa dia sedang baik-baik saja..
Setelah melihat je ah baik-baik saja pelayan itu pun segera beranjak dari tempatnya sesuai perintah je ah “o, iya, tunggu…” kata je ah tiba-tiba padanya sebelum dia jauh beranjak dari tempatnya tadi. “ne, nona…” sahut Si pelayan berhenti berjalan dan mendekati je ah lagi dengan rasa bingung. Je ah pun berkata dengan ramah padanya “aku ingin kamu mempersiapkan baju yang bagus untukku pakai besok, araseo ?”
“nae, araseo ” jawab pelayan itu dan segera pergi.
Keesokkan harinya je ah bangun pagi sekali dan dengan semangat yang tinggi. Je ah pun pergi mandi dan segera mengenakan baju yang telah disiapkan pelayannya untuknya. Kemudian dia sarapan dan segera pergi ke kampusnya.
         
@@@

“Kamu juga baru sampai je ah-sii” kata seseorang di belakangnya yang sangat dia kenal suaranya.
“nae,oppa..” Je ah pun segera membalikkan tubuhnya pada sumber suara sambil tersenyum sedangkan yang di beri senyum sudah tersenyum lebih dahulu sejak menyapanya.
“berapa banyak mata kuliah yang harus kamu ikuti hari ini…” Tanya siwon memulai pembicaraan lagi..
“ah,, tidak banyak kok oppa. Cuma hanya ada satu ini saja, oppa. Ini kuliah terakhirku semester ini..” jawab je ah dengan semangat yang sama.
“jinjaa?” Tanya siwon lagi..
“ne, oppa.. jadi aku akan libur beberapa bulan ke depan ini makanya ini mata kuliahku yang terakhir..” kata je ah sambil tersenyum.
“ oh, ini baguslah jadi kau bisa menemaniku setiap hari kan?” kata siwon lagi.
“ne, tentu saja oppa” kata je ah lagi sambil menyunggingkan senyumnya lagi.
“eem, baiklah aku akan menunggumu.. jadi kamu masuklah dulu..” siwon tersenyum dan memandang mata je ah dengan lembut.
“nae, oppa” kata je ah dengan wajahnya yang agak memerah.

@@@

Je ah PoV
“ayo, kita pergi…” kata siwon oppa seraya menggandeng tanganku menuju parkir mobilnya. Aku hanya bisa diam karena malu di perhatikan banyak orang.
Sesampainya di parkiran, Siwon oppa pun membukakan pintu mobil untukku “silakan masuk, princess.. “.
“gomawo, oppa..” kataku malu-malu karena siwon oppa memanggilku princess. Kya kang je ah kenapa kau seperti itu… babo.. Aku jadi teringat cerita dari sebuah novel yang pernah ku baca. Sang pangeran pun membukakan pintu kereta kencana untuk sang princess. Mereka hidup berbahagia selamanya. Cinta mereka abadi hingga mereka mati… mengingat semua itu aku jadi senyum-senyum sendiri sibuk dengan alam hayalku… tanpa sadar Siwon oppa masuk ke dalam mobil dan duduk di belakang setir di sampingku.
“kamu kenapa, je ah- shi..” kata siwon oppa dan berhasil membuyarkan lamunanku.
“ah, gwenchana, oppa..” kataku masih malu-malu dan gugup karenanya. Mukaku mungkin sudah memerah semerah kepiting rebus karena sangat malu…
“baiklah kita akan pergi sekarang ya..” kata siwon opa lagi
“nae, oppa.. “ jawabku setuju..


Author PoV
“kita mau kemana oppa?” Je ah pun akhirnya memberanikan dirinya untuk bertanya setelah beberapa lama mereka hanya diam saja.Siwon menjawabnya sambil tersenyum lembut pada je ah ”lihat saja.. kita akan segera sampai..”
“oh, nae.. araseo oppa..” kata je ah sambil tersenyum membalas senyuman siwon.
Setelah sampai je ah sangat terkejut ternyata dia di bawa ke suatu tempat yang tak pernah dia pikirkan. Ya, dia di bawa ke sebuah panti asuhan.
“ah, ku pikir kami akan kencan…”gumam je ah dalam hati dan agak sedikit kecewa karena dia tidak seperti yang dia bayangkan sebelumnya. “ayo masuk.. kita akan bertemu dengan anak-anak yang sangat manis disini, aku yakin kamu akan menyukainya…” kata siwon dengan senyumnya lagi. “ah, nae oppa” kata je ah masih dengan perasaan kecewa.
Awalnya je ah kecewa karena harus datang ke tempat tersebut. Tetapi kemudian setelah dia bertemu dengan anak-anak panti panti asuhan tersebut dia tidak menyangka kalau disana sangat menyenangkan dan dia jadi ikut terlarut dengan keadaan di sana. Je ah benar-benar lupa waktu karena keasyikan bercanda dengan anak-anak panti asuhan tersebut hingga ketika siwon mengajaknya untuk pulang dia merasa berat untuk beranjak dari tempatnya.
“je ah-shi.. ayo kita pulang.. harinya sudah mulai gelap…” kata siwon
“ah, benarkah ? ahh, baiklah.. tetapi aku ingin disini sebentar lagi ya“ kata je ah memohon pada siwon.
“baiklah.. aku tunggu kamu di luar ya..” kata siwon kemudian beranjak pergi dari tempat itu.
“nae, gomawo oppa” kata je ah senang karena siwon masih mau memberinya kesempatan untuk berada di sana untuk beberapa saat lagi.

@beberapa saat kemudian
Siwon PoV
Ku lihat dengan berat hati je ah berpamitan dengan anak-anak panti tersebut. Sedangkan aku hanya dapay memperhatikannya dari jauh dan berbincang-bincang dengan kepala pengelola panti asuhan, choi sooyoung, yang sudah seperti umma bagiku itu.
“Kamu menyukainya kan anakku?” kata umma soo tiba-tiba karena dia tahu aku terus memperhatikan Je ah
“ahh, ani..” jawabku dengan perasaan malu.
“jinjaa ? wonnie, kamu tidak perlu berbohong padaku, aku bisa melihatnya di matamu, sayang… lagi pula dia kelihatannya sangat cocok untukmu…” katanya lagi sambil tersenyum padaku..
“nae, umma..” kata ku lagi sambil tersenyum malu, yaa malu untuk mengakui perasaanku padanya…
“dia gadis yang periang dan polos.. kamu harus menjaganya baik-baik, jangan bersikap kasar padanya.. dan jangan membuat senyumnya hilang.. Araseo ?” lanjut umma soo menceramahiku panjang lebar… sebenarnya tidak perlu dia menceramahiku seperti itupun aku sudah mengerti karena aku sangat menyukai je ah sebagai yeoja dan aku tidak ingin dia terluka dan senyumnya indahnya menjadi hilang..
“nae, araseo umma” jawabku singkat karena saat itu je ah memanggilku untuk segera masuk ke dalam mobil

Author PoV
          Di perjalanan pulang je ah tertidur dan siwon yang melihatnya tertidur lelap segera menghentikan mobilnya dan dengan hati-hati menurunkan kursi duduk je ah agar dia tidak terbangun. Dan saat itu siwon melihat wajah je ah yang manis saat tidur dan bibir je ah yang terlihat kenyal hingga tanpa sadar dia mengelus wajah je ah dan kemudian menutup matanya hendak mencium bibir je ah. Tetapi kemudian dia mengurungkan niatnya dan je ah pun tiba-tiba terbangun.
“emmhg…” kata je ah sambil mengosok-gosok matanya.
Siwon mengatur napasnya dan kemudian berkata “je… je ah-shi, mian, tadi aku melihatmu tertidur  sangat lelap jadi aku memberhentikan mobil sebentar untuk menurunkan kursimu itu, tapi yang terjadi kau malah terbangun “
”emm, nae, oppa…. Mian aku juga telah merepotkanmu juga, hehe” kata je ah canggung dan wajahnya juga memerah karena malu.
Siwon pun akhirnya menjalankan mobilnya dan segera melajukannya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Dia tidak dapat berbicara apa-apa  di sepanjang perjalanan yang tersisa karena dia jadi merasa malu sendiri. Sedangkan je ah yang  tidak mengerti apa-apa itu tetap bersikap seperti biasa dan tidak menyadari perubahan ekspresi wajah siwon yang memerah karena masih merasa malu.

@@ Di depan rumah je ah *-
 “gomawo, oppa.. J” kata je ah seraya menunduk dan segera turun dari mobil siwon
“nae, cheonmaneyo.. anyyeong jumuseyo…” kata je ah sambil tersenyum bahagia pada siwon.
“annyeong jumuseyo..” balas siwon dan kemudian segera masuk kembali ke dalm mobilnya untuk selanjutnya pulang ke rumahnya..
Je ah melambaikan tangannya pada siwon dan menunggu hingga mobil itu pergi dan tidak terjangkau dalam pandangannya lagi.
Saat hendak masuk ke dalam rumahnya je ah baru menyadari kalau seharusnya dia pulang lebih awal untuk menemui tamu yang mana dia di perintahkan ummanya untuk menemani tamu tersebut selama ummanya tidak ada karena sibuk bekerja dan belum bisa pulang. Untuk itu, je ah pun bergegas masuk dan mencari di mana tamunya itu dan segera meminta maaf padanya atas kesalahannya karena pulang terlambat dan membiarkan tamunya sendiri.
“je ah imnida… bangapta..” kata je ah sambil tersenyum menghadap tamunya.
“ bangapta je ah shi.. kim heechul imnida…” membalas senyuman je ah dengan manis sehingga dia terlihat sangat cantik hingga je ah merasa kagum akan kecantikannya.
“mian.. saya baru saja pulang… jadi anda harus sendiri disini…” seraya menunduk pada tamunya.
“ahh, nae, gwenchanayo je ah-shi... Aku juga sangat lelah tadi jadi aku hanya tidur selama kamu tidak ada..” katanya sambil tertawa kecil.
“ahh, gomawo karena sudah mengerti, saya janji ini tidak akan terulang lagi.. dan sebagai ucapan maaf saya, saya akan menemani anda mengelilingi kota ini” katanya sopan.
“nae, sebenarnya tidak perlu seperti itu.. tapi baiklah.. aku senang ada yang akan menemaniku mengelilingi kota ini… hem, bagaimana kalau mulai besok saja kita mulai perjalanan kita.. kamu bisa kan ?“ kata heechul  tersenyum.
“nae..” jawab je ah tersenyum membalas senyuman Heechul.
Je ah sebenarnya agak ragu untuk memenuhi permintaan Heechul tapi dia sudah terlanjur menerima permintaan heechul karena dia juga sudah berjanji dengan siwon.  Karena itu je ah memutuskan untuk meminta siwon menunda rencana mereka hingga dia selesai menemani heechul terlebih dahulu. Dan beruntungnya je ah karena siwon mau mengerti keadaanya setelah dia jelaskan.

@@keesokan harinya
“mian, apa kah anda sudah siap untuk berangkat ?” kata je ah menghampiri Heechul.
“ah, nae.. je ah shi…  tapi kamu jangan berbicara denganku dengan bahasa yang formal dan kau juga boleh memanggilku Heechul o…”. belum sempat menyelesaikan kata-katanya Heechul berhenti berbicara karena merasa di tatap je ah dengan ekspresi yang berbeda dari sebelumnya. “ada apa je ah shi… ??” Tanyanya kemudian.
“…..” je ah memandang Heechul yang tersenyum tanpa berkedip dan seketika itu dia baru menyadari kecantikan yang dimiliki oleh seorang Kim Heechul, tanpa sadar dia jadi terpana dan kagum akan kecantikannya tersebut hingga dia tidak sadar kalau dia telah melamun menatap Heechul.
“kang je ah ? je ah shi ? je ah shi ?” serunya karena je ah tidak juga menjawab perkataanya, dan heechul  pun mengayunkan tangannya di depan mata je ah untuk menyadarkan je ah dari lamunannya.
“ah, mian, aku jadi melamun e..eonniee..hehe” kata je ah malu-malu dan wajahnya memerah karenanya.
“eeonie ?” Tanya heechul heran mendengar je ah memanggilnya EONNIE..
 “nae, eonnie, saya sungguh sangat kagum akan kecantikan yang heechul eonnie miliki..”
“ehehe…” heechul terkekeh menahan tawanya atas apa yang baru saja dia dengar.
“eh, kenapa eonnie? Apakah itu lucu? Tapi itu memang benar dan aku tidak bercanda eonnie”
“ah, ani.. hehe” kata heechul terkekeh lagi, tapi dia tidak mau mengatakan lagi bahwa dia sebenarnya seorang namja dan bukannya yeoja.. ya, heechul berpikir biarlah je ah tidak mengetahuinya dulu karena dia berpikir mungkin itu akan sangat lucu lagi dari saat itu…
Mereka pun pergi ke berbagai tempat wisata terkenal di kota. Mereka juga telah membeli berbagai barang-barang yang menarik hati mereka. Mereka terlihat sangat dekat seakan mereka telah saling mengenal sejak lama. Tapi walaupun demikian je ah tetap mengirim message kepada siwon setiap harinya dan tidak melupakan janjinya.

@@@

Je ah PoV
“je ah kamu sedang apa ? kenapa kamu di sini sendirian ?” kata sebuah suara yang akrab di telingaku.. ya, itu suara Kim Heechul… ku lihat dia tersenyum dan menatap lembut wajahku..
“ah, ani, aku hanya.. tidak bisa tidur, dan rasanya aku jadi ingin melihat bintang…” jawabku dan kemudian menatap langit..
“iya, langit malam ini sangat indah Karena bintang-bintang itu” katanya lagi dan kemudian duduk di sampingku
“kalau eonnie kenapa masih berkeliaran diluar sini.. ?” tanyaku lagi sambil tersenyum padanya
“aku juga tidak bisa tidur je ah, dan karena bosan menunggu mataku terpejam aku jadi ingin jalan-jalan..”
“hem, Hehe”
“apa ada yang lucu je ah ?” katanya dengan nada heran.
“ah, ani, aku hanya berpikir aku sangat senang karena eonnie ada disini saat ini.. he” jawabku..
“hem, kalau begitu… kau tidak keberatan kan kalau aku menemani mu disini..?” Tanyanya lagi…
“ahh, nae… tentu saja” jawabku sambil tersenyum lagi padanya..

Author PoV
Kami menatap bintang bersama tanpa suara beberapa saat, kemudian heechul mulai berbicara padaku lagi..
“Je ah.. sebenarnya aku seorang namja… bukan yeoja… “ kata heechul serius
“hehe…” je ah terkekeh mendengar perkataan heechul yang nampak serius
“waeyo? Kamu mentertawakan aku?” Tanya heechul heran dan agak sedikit kesal
“mianhae… aku sudah tahu kamu seorang namja…” jawab je ah dengan nada tidak bersalah
“mwo? Kamu sudah mengetahuinya? Sejak kapan? kenapa kamu masih memanggilku eonnie, huh? Tidak tahukah kau itu sangat menyebalkan -_-” racau heechul dengan nada kesal karena mengetahui bahwa selam ini je ah telah membohonginya demgan berpura-pura tidak tahu bahwa dia namja
“mianhae, mianhaeyo heechul oppa… hanya saja aku…”
“kau ini…” pletaak!! Heechul memukul kepala je ah
“doh, apa.. oppa.. kamu menyakitiku…” kata je ah sambil mengelus-elus kepalanya yang dipukul
“ah, jinja? gwenchanayo? mianhaeyo je ah” kata heechul khawatir
“nan gwenchana oppa.. baiklah aku akn memaafkan oppa tapi oppa juga harus memaafkan aku juga.. jadi kita impas ya?” kata je ah tersenyum penuh kemenangan
“baiklah..”

@@@

Siwon PoV
Sudah beberapa hari aku tidak bertemu dengan je ah.. aku sangat rindu padanya.. ku harap dia juga merindukaku,,, walaupun dia selalu mengirim message padaku setiap hari tapi tetap saja rinduku padanya belum terobati… sebaiknya aku harus menemuinya di rumahnya…aku sudah tidak sabar melihat wajahnya.. tanpa pikir panjang lagi akupun segera mengemudikan mobilku kerumah je ah..
Aku menghentikan mobilku di depan di rumah je ah.. ku amati rumahnya sejenak sepertinya dia belum pulang… karena itu aku memutuskan untuk menunggunya..
          Beberapa jam kemudian kulihat di kaca spion mobilku sebuah mobil memasuki rumah je ah dan sepertinya itu dia dengan tamunya yang dia ceritakan sebelumnya… akupun lantas keluar dan ku lihat je ah dan tamunya.. akupun langsung memasang senyum termanis yang aku bisa kepada mereka.. je ah tersenyum padaku dan berjalan ke arahku bersama tamunya itu..  hey tunggu dulu… sepertinya aku mengenal tamu je ah itu..aha, ya itu pasti kim heechul pikirku… ya itu benar dia memang kim heechul temanku saat tinggal di Canada… “hey… kim heechul… lama tidak bertemu denganmu… kamu mengingatku bro?” ku lihat heechul menampilkan senyum devilnya “tentu saja bro.. my brother choi siwon.. haha” aku dan heechul pun berpelukan… je ah hanya tersenyum melihat apa yang kami lakukan.. kami berbincang cukup lama… heechul dan je ah menyuruhku untuk menginap karena besok heechul harus pulang ke Canada lagi dan tentu saja aku langsung saja menerimanya… kapan lagi kesempatan seperti ini datang.. bisa bersama dengan sahabat dan yeoja yang ku sukai selama ini….

Author PoV
Je ah, siwon dan heechul sedang di bandara.. hari ini heechul benar-benar harus pulang ke Canada karena dia harus kembali beraktivitas kembali sepeti biasa… heechul berpamitan dengan siwon dan je ah dan memeluk mereka sebagai tanda perpisahan…
          Siwon dan je ah pun meninggalkan bandara dan hendak melaksanakan rencana mereka yang tertunda.. yaa, semacam kencan… mereka pergi ke berbagai tempat yang romantic hingga tiba saatnya sang namja menyatakan perasaannya yang sebenarnya pada sang yeoja..
“je ah…” kata siwon lembut “ne..” sahut je ah polos. Siwon menatap mata je ah kemudian menyentuh tangannya dan kemudian menggenggamnya erat… “would u to be my yeoja chingu?” kata siwon serius.. je ah terkejut bercampur bahagia mendengar perkataan siwon.. “ji-jin-jinja? Apa aku sedang bermimpi?” dia mencubit-cubit dan menampar-nampar pipinya meyakinkan dirinya kalau dia tidak sedang bermimpi..
“je ah kau tidak sedang bermimpi.. jadi.. would you be my yeoja chingu?” kata siwon lagi dengan lembut tapi meyakinkan…
“em… ne oppa… tentu saja aku mau..” Je ah tersenyum bahagia pada siwon
“jinjaa? Gomawo… saranghaeyo..“ kata siwon lagi dengan perasaan bahagia kemudian memeluk je ah dengan erat..
“nado saranghaeyo oppa” balas je ah dan kemudian membalas pelukan siwon..

@@
Yeee akhirnya selesai juga ff ini… mian kalau ceritanya ga bagus..
Sebenarnya awalnya yang jadi main cast namjanya heechul tapi entah kenapa author jadi pengen siwon yang jadi main cast.. haha :D
Kamsamnida buat yang sudah baca dan yang RCL ^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar